Bismillahirrahmanirrahim

Ya Allah, Increase My Knowledge [Quran 20:114]

Saturday, 26 April 2014

Mengundangmu ke imajinasiku

Aku tidak peduli jika ini hanya mimpi asalkan aku bisa merasakannya.
Mimpi saat aku bertemu denganmu, adalah mimpi terpanjang dan terindah yang pernah kumiliki.
Waktu sesaat saat aku bersamamu, adalah segalanya yang kupunya.
Tapi saat itu aku tak bisa berhenti.
Aku tahu seharusnya aku bangun dari mimpi panjang itu.
Namun aku terlalu terlelap untuk menyadari bahwa aku sedang bermimpi.
Sebagai seseorang yang terbiasa bermimpi, akupun terbiasa berharap dan terlalu tinggi untuk menerbangkan mimpi itu.
Mimpi yang membuatku terus menunggu untuk kenyataan yang sama persis dengan mimpi itu.
Dan akupun sudah terbiasa menunggu, dan terbiasa menangis.
Mungkin jika mimpi itu disebut bunga tidur, seharusnya bunga itu tidak pernah tumbuh dalam tidurku.
Karena bunga tidak akan pernah mekar di hatiku yang gelap dan tandus.
Bahkan bunga yang kusiapkan untukmu pun layu bersama dengan mimpi-mimpi itu.
Seharusnya tidurku hanya diisi oleh angin kosong, karena hanya angin kosong lah yang mengisi hatiku yang dingin dan tertutup.
Saat aku terbangun dengan gelas yang ada disampingku, aku tersenyum sedikit dan mengosongkan gelas itu.
Sekali lagi aku mencoba mengundangmu masuk ke dalam imajinasiku.
Bisakah kau kembali?
Kau adalah kenangan terindahku.
Biarpun sesuatu melukai kenangan itu, kau tetap orang yang kucintai.
Karena aku akan melindungi kenangan indah ini dengan sampul cintaku.
Tapi aku tidak ingin diingat lewat lirik lagu sedih.
Ingatlah aku seperti hari itu.